Trik Jitu Membuat Surat Lamaran Kerja Plus Contoh

Surat lamaran kerja adalah surat yang Anda sampaikan kepada sebuah perusahaan tempat di mana Anda ingin bekerja. Tentu Anda ingin surat lamaran Anda menarik perhatian dari perusahaan tersebut untuk mendapatkan kesempatan maju ke tahap perekrutan selanjutnya.

Surat lamaran bukan hanya berisi mengenai ketertarikan Anda untuk bekerja di perusahaan tersebut. Namun juga berisi mengenai riwayat singkat pendidikan serta kemampuan yang dimiliki yang relevan dengan posisi pekerjaan yang dilamar. Maka dari itu sebuah surat lamaran kerja tentu harus dibuat sebagus mungkin dan dapat merepresentasikan kemampuan serta kepribadian Anda untuk menjadi penilaian bagi perusahaan.

Kesalahan Umum Saat Menulis Surat Lamaran Kerja

Meski terlihat sederhana, namun ternyata masih banyak yang melakukan kesalahan dalam membuat surat lamaran yang baik. Jangan sampai kesalahan ini menghalangi jalan Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan ketika menulis surat lamaran kerja plus contoh surat lamaran pekerjaan untuk perusahaan idaman Anda.

1. Tidak menunjukkan kualifikasi

Ketika melihat sebuah lowongan pekerjaan, sebaiknya jangan hanya diperhatikan kualifikasi teknisnya seperti minimal pendidikan, usia, domisili, dan hal-hal teknis lainnya. Perhatikan pula apa yang dicari dari sebuah perusahaan baik tersurat maupun tersirat.

Persyaratan yang tertulis misalnya yang dibutuhkan adalah orang yang memiliki orientasi target, artinya pelamar diharapkan untuk bisa memenuhi target yang ditetapkan oleh perusahaan dengan ketentuan-ketentuannya. Atau perusahaan mensyaratkan pelamar yang bisa berbahasa asing baik Inggris maupun bahasa lainnya dengan lancar baik dengan lisan maupun tulisan.

Contoh kualifikasi yang tersirat misalnya posisi yang dibutuhkan adalah untuk marketing, artinya pelamar diharapkan untuk memiliki keahlian dalam berkomunikasi yang baik, supel dan ramah, serta memiliki pola pikir yang kreatif.

Kualifikasi-kualifikasi tersebut harus Anda cantumkan ketika membuat surat lamaran kerja sesuai dengan posisi yang dibutuhkan sebagai bahan tambahan pertimbangan perusahaan untuk merekrut Anda.

2. Tidak menunjukkan kompetensi

Surat lamaran kerja bisa diibaratkan seperti pamphlet promo produk yang dijual untuk menarik perhatian para konsumen. Artinya, Anda harus bisa menjual diri Anda untuk “dibeli” oleh perusahaan yang jadi incaran. Untuk menjual diri, tentu dibutuhkan kompetensi yang Anda miliki dan memiliki guna bagi posisi yang ditawarkan.

Beberapa kompetensi yang dinilai menarik bagi perusahaan antara lain adalah mengoperasikan Microsoft Office dengan baik, tidak hanya MS Word saja namun juga Excel, Power Point, dan program office lainnya. Kemudian kemampuan berbahasa asing juga menjadi nilai yang tinggi apalagi jika perusahaan tersebut adalah perusahaan asing, perusahaan yang dipimpin oleh orang asing, atau perusahaan yang memiliki kerjasama dengan pihak asing.

Bahasa Inggris sudah jadi standar yang tidak bisa ditawar, surat lamaran kerja Anda akan semakin bernilai apabila ada bahasa asing lain yang Anda kuasai.

3. Menggunakan bahasa yang informal

Menulis surat lamaran kerja tentu harus menggunakan bahasa yang formal, bahkan ketika Anda melamar ke perusahaan dengan konsep kasual. Bahasa formal menunjukkan sikap hormat Anda kepada perusahaan apalagi untuk dibaca oleh orang-orang yang belum pernah Anda kenal dan temui sebelumnya.

Menggunakan bahasa informal akan membuat kesan pelamar yang kurang serius, tidak memiliki respect kepada orang lain, dan menunjukkan sikap yang tidak profesional.

Kata-kata yang ditulis pada surat lamaran juga sebaiknya jangan disingkat-singkat apalagi menjadi bahasa SMS. Banyak orang yang tidak sadar melakukannya karena sudah terbiasa menulis dengan kata yang disingkat-singkat misalnya “yg”, “dgn”, “lain2”, “sbg”, dan masih banyak singkatan lainnya.

4. Menggunakan tata bahasa yang kacau

Kesalahan surat lamaran kerja ini biasanya terjadi ketika pelamar menulis surat lamaran dengan menggunakan bahasa asing. Maksudnya adalah untuk menunjukkan kompetensi pelamar yang bisa menggunakan bahasa asing namun yang terjadi adalah menunjukkan kemampuan berbahasa asing yang masih belum baik karena salah dalam menggunakan tata bahasa dan juga ejaannya.

Jika memang belum yakin dengan kemampuan bahasa asing Anda, sebaiknya tulis dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan sopan. Tetapi jika ingin tetap mengirimkan surat lamaran dengan menggunakan bahasa asing, tidak ada salahnya untuk meminta seseorang yang memiliki kemampuan lebih baik dan sudah terbukti untuk membaca surat lamaran Anda dan membenarkan apa yang salah.

Surat lamaran kerja dengan bahasa asing memang punya nilai lebih di mata perusahaan terutama perusahaan yang mementingkan kemampuan bahasa asing bagi karyawannya.

5. Menggunakan font yang membosankan

Surat lamaran yang Anda kirimkan ke perusahaan hanya akan dibaca beberapa detik saja oleh HRD, karena itu berikan kesan yang bisa menjadikan Anda sebagai kandidat untuk maju ke tahap selanjutnya. Salah satunya adalah dengan menggunakan jenis font yang jelas dibaca dan memberikan kesan yang profesional.

Untuk penulisan ilmiah, biasanya Times New Roman adalah jenis font yang digunakan. Namun menggunakan jenis font ini untuk membuat surat lamaran kerja adalah sebuah kesalahan yang cukup fatal. Font ini memiliki bentuk yang kaku dan membosankan sehingga kurang menarik untuk surat lamaran.

Beberapa jenis font yang disukai oleh perusahaan antara lain adalah Calibri, Arial, Garamond, Georgia, dan Helvetica. Font-font tersebut dianggap sebagai jenis yang terbaik menurut para desainer karena jelas dibaca namun memberikan kesan yang elegan. Perhatikan pula ukuran font, keseimbangan layout, serta penataan paragraf agar surat lamaran enak dibaca.

6. Surat lamaran terlalu panjang

Surat lamaran kerja adalah pengantar untuk lampiran-lampiran dokumen yang Anda siapkan untuk melamar kerja misalnya CV, ijazah, sertifikat-sertifikat, dan dokumen lainnya yang disyaratkan oleh perusahaan.

Surat lamaran sebaiknya tidak lebih dari satu halaman dan dibuat dengan kalimat-kalimat yang panjang. Hal ini akan menimbulkan kesan yang terlalu bertele-tele dan membosankan untuk dibaca.

Cantumkan nama lengkap, alamat, tanggal lahir, pendidikan terakhir, dan juga pengalaman atau keahlian yang Anda miliki secara singkat dan jelas pada bagian deskripsi.

Jangan lupa untuk ditandatangani dan menggunakan format penulisan surat yang formal dan menyebutkan dokumen apa saja yang dilampirkan bersama dengan surat lamaran kerja Anda.

7. Terlalu self-centered

Surat lamaran kerja memang seharusnya menunjukkan kompetensi Anda untuk memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan bagi perusahaan. Namun merangkai kalimat sehingga menimbulkan kesan terlalu berpusat pada diri Anda sendiri membuat surat lamaran menjadi tidak menarik bagi perusahaan, terutama karena pelamar lainnya melakukan hal yang sama.

Hindari terlalu banyak menggunakan kata “saya” untuk menjelaskan kompetensi Anda. Sebaiknya jelaskan dengan susunan kalimat yang lebih fresh namun tetap efektif.

Pada bagian akhir surat, kebanyakan orang akan menulis harapan mereka agar perusahaan mau menghubungi pelamar untuk proses selanjutnya. Bahasa yang menimbulkan kesan lebih baik bisa seperti “Saya siap untuk menerima segala pertanyaan mengenai kualifikasi yang dimiliki, Anda bisa menghubungi saya di…..”.

Untuk melengkapi surat lamaran kerja, dilampirkan dokumen-dokumen yang bisa dijadikan referensi bagi perusahaan untuk melihat kompetensi Anda. Yang paling utama adalah CV atau riwayat hidup yang menjelaskan identitas, riwayat pendidikan baik formal maupun non formal, dan apa yang menjadi keahlian untuk digunakan oleh perusahaan yang dilamar.

Membuat CV Lebih Menarik

Dalam membuat CV juga ada hal-hal yang mesti diperhatikan terutama untuk merepresentasikan siapa diri Anda dan apa yang membuat Anda unggul dibandingkan dengan pelamar lainnya.

Berikut adalah hal-hal yang bisa membuat CV Anda menjadi lebih menarik ketika menulis surat lamaran kerja yang bisa membawa Anda ke proses perekrutan selanjutnya.

1. Informasi pribadi yang tidak terlalu banyak

Kini banyak perusahaan terutama perusahaan yang lebih modern tidak membutuhkan informasi pribadi yang terlalu detail dari sebuah surat lamaran karena bisa ditanyakan saat proses wawancara. Dengan begitu akan ada lebih banyak ruang bagi pelamar untuk menjelaskan keahlian, kemampuan, dan pengalaman apa saja yang dimiliki oleh si pelamar.

Beberapa informasi pribadi seperti status pernikahan, detail mengenai anggota keluarga, ras, bahkan foto tidak terlalu penting bagi perusahaan kecuali diminta dan disebutkan pada rincian kualifikasi lowongan pekerjaan.

Surat lamaran kerja yang tidak menyertakan asal dan jenis ras akan membuat perusahaan menilai pelamar dari caranya menulis surat lamaran dan dari kompetensi yang dimiliki, bukan dari penampilan.

2. Tunjukkan bahwa Anda cocok untuk posisi tersebut

Yang membedakan Anda dengan pelamar lainnya tentu adalah keahlian dan kompetensi yang Anda miliki. Misalnya untuk posisi pekerjaan sebagai graphic designer Anda harus memiliki keahlian dalam bidang desain dan menggambar, menggunakan aplikasi-aplikasi software yang digunakan untuk membuat desain grafis dan memiliki kemampuan teknik yang terbaru untuk menghasilkan desain yang modern dan menjual.

Tunjukkan kompetensi ini dalam CV surat lamaran kerja Anda dengan menyebutkan aplikasi apa saja yang Anda kuasai dan bisa gunakan, pengalaman dan prestasi apa yang Anda punya dalam bidang desain, bahkan Anda bisa menyertakan portfolio contoh karya yang pernah Anda buat dan mendapatkan apresiasi untuk menunjukkan keahlian Anda.

3. Tidak ada salah penulisan

Terlihat simpel dan sepele, namun ketika membuat surat lamaran kerja dan CV sebaiknya periksa kembali dengan baik, jika perlu minta bantuan orang lain terutama untuk mencari kesalahan dalam penulisan.

Apabila personalia perusahaan menemukan ada salah ketik pada CV Anda, bisa jadi tanpa basa basi CV akan dimasukkan dalam tumpukan yang tidak akan diproses lebih lanjut. Hal ini karena kesalahan penulisan bisa menjadi tanda bahwa pelamar adalah seorang yang malas dan tidak memperhatikan detail.

Cantumkan semua informasi yang penting pada halaman pertama terutama untuk nama lengkap, alamat domisil, email/no. telpon, serta pendidikan formal terakhir. Cantumkan nilai akhir Anda apabila dalam lowongan terdapat nilai minimal yang disyaratkan.

4. Buat header

Surat lamaran kerja sudah memberikan deskripsi singkat mengenai apa yang menjadi bidang keahlian Anda. Dalam CV, tidak perlu mengulang kembali kata-kata yang sudah ditampilkan di surat lamaran namun tetap menunjukkan apa yang menjadi keahlian utama Anda.

Buatlah header pada bagian atas CV yang misalnya bisa berisi nama lengkap, domisili, nomor telepon atau email. Kemudian tuliskan apa yang menjadi keahlian Anda misalnya “Online Marketing Strategist”, “Literature Translator”, “3D Designer”, dan keahlian-keahlian lainnya untuk menunjukkan nilai jual sebelum personalia membaca lebih lanjut riwayat hidup Anda.

Dengan begitu Anda bisa mendapatkan beberapa detik yang berharga sebelum personalia memutuskan nasib Anda.

5. Tetap pada jalur profesional

Anda mungkin berharap dengan mencantumkan apa yang Anda lakukan di kala waktu senggang bisa memberikan referensi terhadap secuil kepribadian Anda untuk menambah nilai jual di samping kompetensi profesional yang dimiliki.

Masalahnya, bagian personalia mungkin tidak punya banyak waktu untuk menganalisa apa hubungan hobi Anda dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Oleh karena itu pada lampiran surat lamaran kerja sebaiknya tidak perlu dibubuhi dengan informasi-informasi non profesional seperti hobi, keahlian yang tidak ada hubungannya dengan posisi yang dilamar, atau bahkan sudut pandang Anda mengenai isu politik.

Hanya berikan informasi yang profesional dan fokus pada hal-hal yang bisa membuat perusahaan menginginkan keahlian Anda untuk memajukan perusahaan.

6. Gunakan warna

Surat lamaran kerja yang masuk ke sebuah perusahaan kebanyakan dicetak di atas kertas putih dengan menggunakan tinta hitam. Jika Anda melakukan hal yang sama lalu apa yang menjadikan CV Anda menonjol dibandingkan dengan buatan pelamar yang lain.

Untuk menarik perhatian, membuat CV menjadi lebih eye-catching dan berkesan. Anda bisa menambahkan warna pada riwayat hidup yang disusun. Misalnya menggunakan warna dan ukuran font yang berbeda untuk bagian header, judul-judul bagian misalnya Pendidikan, Pengalaman Kerja, Keahlian, dan sebagainya. Bisa juga membingkai CV dengan garis berwarna untuk memberikan kesan yang berbeda pada CV Anda. Namun jangan sampai berlebihan menggunakan warna ketika menulis surat lamaran kerja dan CV. Kecuali misalnya untuk perusahaan desain yang Anda lamar, membuat CV dengan cara dan format yang lebih kreatif biasanya akan meningkatkan nilai jual surat lamaran.

7. Gunakan variasi kosa kata

Setelah membaca CV demi CV, tentu bagian personalia yang bertanggungjawab untuk membaca surat lamaran kerja Anda akan merasa jenuh membaca kosa kata yang diulang-ulang. Akibatnya, pembaca tidak begitu memperhatikan isi dari CV yang sudah Anda buat dan hanya melakukan skimming.

Untuk mengubah pace membaca dari personalia, gunakan kosa kata yang tidak pasaran namun punya makna yang relevan.

Anda bisa bermain dengan penyusunan kalimat yang berbeda, penggunaan kosa kata yang lebih bervariasi, menggunakan kata-kata pengganti agar tidak membosankan, atau menggunakan beberapa istilah yang memberikan kesan bahwa Anda adalah seorang yang memiliki intelejensi cukup baik.

Banyaknya tenaga kerja di Indonesia yang tidak diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan yang sebanding membuat para pelamar berlomba untuk mendapatkan pekerjaan yang bisa mendatangkan penghasilan.

Namun dari semua surat lamaran kerja yang masuk tentu tidak ada waktu yang cukup bagi perusahaan untuk memanggil satu per satu para pelamar yang sudah mengirimkan surat lamaran beserta dengan lampiran dokumennya. Maka dari itu agar bisa mendapatkan panggilan tes maupun wawancara, surat lamaran yang dikirim harus menonjol dibandingkan yang lain.

Di samping menyangkup keahlian dan kemampuan yang Anda miliki untuk lolos kualifikasi, Anda bisa mengikuti tips-tips di atas agar surat lamaran terlihat lebih modern, mudah dibaca, dan tetap profesional.

Berikut adalah contoh surat lamaran kerja yang bisa dijadikan referensi dan Anda sesuaikan dengan kebutuhan lowongan serta kompetensi yang Anda miliki.

Kepada Yth.

HRD PT. BIMASAKTI

JL. Babarsari No. 23 Sleman Yogyakarta

Hal: Lamaran Pekerjaan

Dengan hormat,

Nama lengkap saya adalah Kristian Agus Nurcahyo. Saya mendapat informasi dari media cetak, koran Harian Pagi yang terbit tanggal 12 November 2016, perihal lowongan pekerjaan di perusahaan tempat Bapak/Ibu pimpin.

Surat ini saya ajukan untuk melamar posisi sebagai marketing di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin sebagaimana yang ditawarkan pada informasi media cetak tersebut.

Saat ini saya berdomisili di Klaten dan siap untuk pindah ke Yogyakarta apabila dibutuhkan. Pendidikan terakhir adalah S1 Universitas S jurusan Ilmu Komunikasi dengan IPK terakhir 3,58 masuk tahun 2005 lulus tahun 2009.

Pengalaman di bidang marketing pernah saya jalani ketika bekerja magang di sebuah perusahaan advertising di Jakarta selama 6 bulan. Seminar dan workshop yang pernah saya ikuti juga memberikan ilmu mengenai dunia marketing lebih dalam terutama untuk internet marketing.

Bersama dengan surat lamaran ini terlampir beberapa dokumen pendukung, yaitu:

  1. Daftar riwayat hidup dan pas foto terbaru 1 lembar
  2. Foto copy ijazah
  3. Foto copy KTM
  4. Foto copy transkrip nilai
  5. Foto copy TOEFL terbaru
  6. Foto copy sertifikat

Demikian surat lamaran ini dibuat, saya siap untuk menerima jawaban maupun pertanyaan Bapak/Ibu mengenai surat dan lampiran yang disertakan. Bapak/Ibu bisa menghubungi ke nomor 087698524356 atau ke alamat email agustjahyo@gmail.com. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Yogyakarta, 14 November 2016

Hormat saya,

Kristian Agus Nurcahyo

Dari contoh surat lamaran kerja di atas Anda bisa melihat deskripsi singkat mengenai identitas dari si pelamar dan hanya membatasi sampai informasi paling dasar.

Untuk informasi lebih lanjut, pembaca surat lamaran bisa melanjutkan untuk membaca daftar riwayat hidup Anda dan dokumen lainnya yang terlampir. Di surat lamaran tersebut disebutkan bahwa posisi yang dilamar adalah sebagai marketing. Maka dari itu pelamar menyantumkan pengalamannya bekerja di bidang marketing dari pengalamannya magang di perusahaan advertising di ibukota Jakarta.

Pelamar juga menyebutkan pengetahuannya mengenai internet marketing yang didapatkan dari seminar serta workshop yang merupakan pendidikan informal yang ia jalani di samping mendapat pendidikan formal di bidang Ilmu Komunikasi. Jika dilihat dari nilai IPK-nya yang cukup tinggi, bisa dikatakan pelamar adalah seseorang yang memiliki kecerdasan, bisa menyelesaikan tanggung jawab dengan hasil yang cukup memuaskan, dan cukup menguasai ilmu yang diberikan di perguruan tinggi.

Pada bagian penutup, pelamar tidak hanya mengandalkan perusahaan untuk menghubungi pelamar apabila ada panggilan untuk tahap selanjutnya. Hal tersebut memberikan kesan yang pasif. Pelamar justru menawarkan bagi pembaca surat lamaran kerja kesempatan untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan.

Memberikan nomor telepon atau alamat email bahkan juga bisa digunakan jadi metode interview bagi perusahaan-perusahaan di mana calon karyawannya berdomisil di daerah yang jauh. Jangan lupa pada bagian paling akhir bubuhkan tandatangan di atas nama lengkap Anda.

Membuat surat lamaran kerja memang bukan sesuatu yang mudah. Jika dibuat sembarangan maka hasilnya pun tidak akan memuaskan.

Ada banyak contoh surat lamaran yang bisa Anda temukan di internet termasuk format-format CV yang bisa tinggal Anda isi sesuai dengan kompetensi yang Anda miliki. Pilih yang memenuhi standar surat lamaran yang bagus, formatnya enak dibaca, dan memiliki elemen visual yang bisa menarik perhatian di antara tumpukan surat lamaran lainnya.

Contoh surat lamaran kerja di atas bisa Anda jadikan referensi untuk dikembangkan menurut diri Anda sendiri.

Demikian beberapa tips untuk membuat surat lamaran, semoga berguna untuk Anda.

--------------------
Semoga artikel di atas bermanfaat ! Jika Anda memiliki pendapat berbeda atau memiliki informasi lebih akurat dari artikel di atas, silahkan berbagi disini bersama kami.

Trik Jitu Membuat Surat Lamaran Kerja Plus Contoh | posted by admin
No Comments

Post Comment